Hari Ketiga Evaluasi UNESCO Global Geopark, Tim Evaluator Kunjungi Desa Adat Sijunjung dan Sejumlah Geosite Ranah Minang Silokek
Sijunjung, 19 Agustus 2026 — Rangkaian evaluasi Ranah Minang Silokek UNESCO Global Geopark (UGGp) memasuki hari ketiga, Rabu (19/8/2026). Pada hari ketiga ini, tim evaluator melanjutkan peninjauan lapangan dengan mengunjungi sejumlah destinasi yang merepresentasikan kekayaan geologi, budaya, dan pariwisata di kawasan Ranah Minang Silokek.
Kegiatan diawali dengan sarapan pagi di Hotel Bukik Gadang, sebelum tim evaluator melakukan perjalanan menuju Desa Adat Sijunjung dan Situs Budaya Surau Simaung. Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam melihat keterkaitan antara warisan budaya masyarakat dengan karakter kawasan geopark.
Setibanya di Desa Adat Sijunjung, tim evaluator melakukan peninjauan terhadap kawasan dan berbagai elemen budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Sijunjung. Desa Adat Sijunjung dikenal memiliki kekayaan tradisi, arsitektur tradisional, serta kehidupan sosial masyarakat yang masih mempertahankan nilai-nilai budaya Minangkabau.
Dari Desa Adat Sijunjung, perjalanan dilanjutkan menuju Geosite Marmer Siaur. Di lokasi ini, tim evaluator meninjau potensi geologi yang menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan Ranah Minang Silokek sebagai kawasan geopark. Keberadaan geosite tersebut memperlihatkan keragaman warisan geologi yang menjadi dasar pengembangan edukasi, konservasi, dan pariwisata berkelanjutan.
Setelah kunjungan ke Geosite Marmer Siaur, tim melanjutkan perjalanan menuju kawasan Kiliran Jao untuk makan siang. Rangkaian kegiatan kemudian diteruskan menuju Geosite Filit dan Batupasir Malihan Muaro Takung.
Kunjungan ke geosite tersebut menjadi kesempatan bagi tim evaluator untuk melihat secara langsung karakteristik warisan geologi, pengelolaan kawasan, serta potensi edukasi dan interpretasi geologi yang dapat dikembangkan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Rangkaian evaluasi hari ketiga kemudian ditutup dengan perjalanan kembali menuju Hotel Bukik Gadang. Tim evaluator beristirahat sebelum melanjutkan agenda berikutnya dalam rangkaian evaluasi Ranah Minang Silokek UGGp.
Kegiatan evaluasi ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperlihatkan kekayaan geologi Ranah Minang Silokek, tetapi juga menunjukkan keterpaduan antara geologi, budaya, keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Galeri Foto