Disparpora Catat Kinerja Tertinggi, Rakor Pemkab Bahas Agenda Strategis Daerah
Sijunjung, 17 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar rapat koordinasi guna membahas sejumlah isu strategis pembangunan daerah. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Sijunjung H. Iraddatillah, S.PT dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Jaheri, S.Sos., M. Si, serta perangkat daerah terkait.
Fokus pembahasan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi nagari, dan pengembangan sektor pariwisata sebagai pilar utama pembangunan daerah.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru melalui penguatan kompetensi dan penataan mutasi berbasis pemetaan kebutuhan. Kebijakan ini diarahkan untuk mengurangi kesenjangan distribusi tenaga pendidik antarwilayah sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Di bidang kesehatan, rapat menggarisbawahi perlunya optimalisasi layanan kesehatan dasar, khususnya bagi kelompok rentan. Selain itu, penguatan sarana dan prasarana layanan kesehatan terus didorong, termasuk kebijakan pengalihan kepesertaan BPJS Mandiri ke BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, dalam upaya memperkuat ekonomi nagari, pemerintah daerah mendorong peningkatan pembinaan terhadap Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag). Langkah ini dilakukan untuk mengatasi persoalan kelembagaan serta meningkatkan peran aktif BUMNag dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Pada sektor pariwisata, pengembangan destinasi unggulan diarahkan melalui pendekatan inovatif dan terintegrasi guna meningkatkan daya tarik daerah serta jumlah kunjungan wisatawan.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan capaian kinerja perangkat daerah. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) tercatat sebagai perangkat daerah dengan realisasi keuangan tertinggi hingga 31 Maret 2026, yakni sebesar 33,57 persen. Capaian ini dinilai mencerminkan pengelolaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Galeri Foto